Subscribe:

Tuesday, October 23, 2012

All about Bukittinggi


Kota Bukittinggi terletak pada rangkaian Bukit Barisan yang membujur sepanjang pulau Sumatera, dan dikelilingi oleh dua gunung berapi yaitu Gunung Singgalang dan Gunung Marapi. Luas wilayah kota Bukittinggi saat ini (25,24 km²), 82.8% telah diperuntukan menjadi lahan budidaya, sedangkan sisanya merupakan hutan lindung.Kota ini memiliki topografi berbukit-bukit dan berlembah. 
Beberapa bukit tersebut tersebar dalam wilayah perkotaan di antaranya :
  • Bukit Ambacang 
  • Bukit Tambun Tulang
  • Bukit Mandiangin
  • Bukit Campago
  • Bukit Kubangankabau
  • Bukit Pinang Nan Sabatang
  • Bukit Canggang
  • Bukit Paninjauan 
Sementara terdapat lembah yang dikenal juga dengan "Ngarai Sianok" dengan kedalaman yang bervariasi antara 75 – 110 m, yang didasarnya mengalir sebuah sungai yang disebut dengan Batang Masang.
Lambang dari kota bukittinggi adalah "Jam Gadang". Yangmana terletak di jantung kota bukittinggi. Tinggi Jam gadang sekitar 26 meter dengan keunikan angka 4 pada jam ini.  

Tentang Kota Bukittinggi :
     +   Perhubungan
Kota Bukittinggi berada pada posisi strategis Jalur Lintas Sumatera yang berada di antara Padang dan Pekanbaru. Terminal Aur Kuning merupakan salah satu perhubungan yang menjadi terminal utama untuk angkutan transportasi darat di kota ini. Sementara untuk transportasi dalam kota, tersedia angkutan kota, taksi, dan bendi (kereta kuda).


     +   Pariwisata
Banyaknya objek wisata yang menarik, menjadikan kota ini dijuluki sebagai "kota wisata". Saat ini di kota Bukittinggi telah terdapat sekitar 60 hotel dan 15 biro perjalanan. Hotel - hotel yang terdapat di kota Bukittinggi salah satunya The Hills.


Ngarai Sianok merupakan salah satu objek wisata utama. Taman Panorama yang terletak di dalam kota Bukittinggi memungkinkan wisatawan untuk melihat keindahan pemandangan Ngarai Sianok. Di dalam Taman Panorama juga terdapat gua bekas persembunyian tentara Jepang sewaktu Perang Dunia II yang disebut dengan Lubang Japang.
Di Taman Bundo Kanduang terdapat replika Rumah Gadang yang berfungsi sebagai museum kebudayaan Minangkabau. Kebun Binatang Bukittinggi dan benteng Fort de Kock, dihubungkan oleh jembatan penyeberangan yang disebut Jembatan Limpapeh. Jembatan penyeberangan Limpapeh berada di atas Jalan A. Yani yang merupakan jalan utama di Kota Bukittinggi.


     +   Olahraga
Masyarakat Kota Bukittinggi sangat menyukai olahraga berkuda, dan setiap tahunnya kota ini mengadakan lomba pacu kuda di Bukit Ambacang, yang sudah diselenggarakan sejak tahun 1889. Perlombaan pacu kuda ini merupakan rangkaian perlombaan pacu kuda yang diadakan dibeberapa kawasan lain di Sumatera Barat. Dengan adanya pelombaan ini, mendorong para peternak kuda untuk tetap bertahan dan memanfaatkan tradisi ini sebagai sumber mata pencarian.


0 comments:

Post a Comment